Rabu, 23 Juli 2014 |


Harian Jambi




2014, Anggaran Pendidikan Jambi Naik Rp 656 M

UPDATED: Rabu, 13 November 2013 - 15:22:05 WIB | Powered by:
© DOK/HARIAN JAMBI
Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar

HARIANJAMBI.COM, JAMBI - Jumlah anggaran pendidikan di Provinsi Jambi untuk tahun 2014 mendatang naik menjadi 20,09 persen dari total belanja daerah, atau sebesar Rp 656,103 miliar.

Ini dikatakan oleh Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar, pada sidang paripurna DPRD Provinsi Jambi, dengan agenda penyampaian pandangan Pemerintah Provinsi Jambi terkait Ranperda Inisiatif DPRD Provinsi Jambi, Senin (11/12) kemarin.

Pernyataan tersebut disampaikan Fachrori, menjawab pernyataan Fraksi Golkar, pada paripurna 2 hari lalu, yang menyebutkan bahwa anggaran bidang pendidikan hanya sebesar 7,58 persen atau setara dg Rp.247,575 M dari total belanja daerah.

Wagub mengatakan, jumlah anggaran tersebut belum termasuk dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) tahun 2014 yang ditargetkan sebesar Rp.356.823 M. Ia menambahkan, sesuai dengan Permendagri No. 27 tahun 2013 tentang pedoman penyusunan APBD tahun  2014, dinyatakan bahwa BOS merupakan bagian dari belanja daerah untuk melsaksanakan fungsi pendidikan.

“Sesungguhnya anggaran untuk bidang pendidikan pada tahun 2014 sebesar Rp 299,279 M atau setara dengan 9,17 persen. Akan tetapi pada dinas pendidikan terjadi pergeseran dari belanja langsung ke belanja tidak langsung sebesar Rp 51,725 M. Sehingga dengan demikian, total belanja bidang pendidikan sebesar Rp 656,103 M atau setara 20,09 persen dari total belanja daerah pada tahun 2014,” ujar Wagub.

Selain itu, mejawab pernyataan fraksi-fraksi dewan pada paripurna sebelumnya, Wagub mengatakan, penyusunan program dan kegiatan Pemprov sudah mengacu pada target yang telah ditetapkan dalam RPJMD Provinsi Jambi 2010-2015, dan menjadi koridor seluruh SKPD dalam menyusun program dan kegiatan.

“Kemudian untuk mengoptimalkan dalam pemanfaatan potensi sumber sumber pendapatan daerah sudah melakukan pengkajian dalam rangka optimalisasi pendapatan daerah,” sebutnya.

Terkait prinsip keadilan anggaran lintas wilayah maupun lintas SKPD, kata Fachrori, Pemrov Jambi sudah memperhatikan azas proporsional dengan memperhatikan kewenangan dan tugas pokok dan fungsi dari masing masing tingkatan pemerintahan dan SKPD.

“Mengenai pengalokasian anggaran tahun 2014 Pemerintah Provinsi Jambi  memperhatikan capaian program tahun 2013 dan dalam kerangka untuk menjamin pencapaian target pembangunan pada tahun 2015.

Lebih lanjut ia mengatakan, tentang aspek kemandirian keuangan daerah, Pemprov Jambi secara terus menerus meningkatkan kemandirian penyediaan pendanaan pembangunan yang bersumber dari PAD.

Lebih lanjut ia mengatakan, agar tidak terjadi penumpukan pencairan pelaksanaan kegiatan fisik dan non fisik yang sebenarnya, sudah dimonitor Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan  melalui Tim Evaluasi Pengawasan Penyerapan Anggaran.

Terkait Ranperda Lembaga Adat Melayu Jambi, Wagub menyebutkan, keberadaannya perda ini sangat penting mengingat adat istiadat berfungsi mengatur kelakuan, sopan santun dan tata tertib bagi kemaslahatan masyarakat agar warga tetap aman dan sejahtera sepanjang masih sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia.[]




***Simak berita-berita dengan ulasan lebih mendalam di Koran Harian Jambi Edisi Pagi & Sore. Hanya Rp. 2.000/eks. Pemesanan SMS ke No: 0852 6705 1243***


Penulis: Fadlan Ma’arif
Editor: Popriyanti





BERITA TERKAIT


Berikan Komentar via Website : 0[klik untuk mengisi komentar]

Nama
Email
Komentar
     Masukkan 6 kode disamping :     

Berikan Komentar via Facebook :

Advertorial
Pak Kadis PU, Sampaikan Terima Kasih Kami ke Pak HBA. Kami Dukung Beliau ...

Wah, HBA Jagokan Jerman. Ini Prediksi Skor-nya

Ayo Nonton Final Piala Dunia Bersama HBA di Ancol, Ada Doorprice-nya!


Copyrights © 2014 Harianjambi.com - All Rights Reserverd