<




TAG Berita ini: #Pemilu Legislatif 2014

KPPS Bagi-bagi Sisa Surat Suara, Toni: Ini Tindak Pidana, Kita Akan Rekomendasikan ke Kepolisian

Jumat, 11 April 2014 - 18:25:46 WIB | 769 user reading now
© Dok / Harian Jambi
KPPS Bagi-bagi Sisa Surat Suara, Toni: Ini Tindak Pidana, Kita Akan Rekomendasikan ke Kepolisian.

HARIANJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Dugaan tindak pidana pemilu yang dilakukan oleh salah satu Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) Kecamatan Pesisir Bukit dan di Kecamatan Koto Baru Kota Sungaipenuh nampaknya akan berbuntut panjang, pasalnya Ketua Panwaslu Kota Sungaipenuh Toni Indrayadi ngotot akan diselesaikan melalui jalur hukum.

Ketua Panwaslu menilai tindakan membagi-bagikan sisa suara merupakan bentuk pelanggaran berat yang telah diatur oleh Undang-Undang Pemilu dan PKPU, “Itu tindakan pidana, dan kita akan proses masalah ini,” tegasnya.

Namun sampai sejauh ini ia mengaku belum ada pihak yang melaporkan secara resmi kasus tersebut, namun pihaknya telah mendapatkan laporan dari Panwas lapangan dan warga. Sehingga akan dilakukan pemanggilan para pihak terkait termasuk saksi parpol yang saat itu juga diduga terlibat dalam aksi tindak pidana ini.

“Semuanya terlibat kalau memang terbukti nanti termasuk saksi, kita sedang panggil saksi dan kumpulkan buktinya sekarang,” ujarnya ketika dihubungi Harian Jambi Jumat (11/4) siang.

Kesulitan pihaknya sejauh ini untuk menindaklanjuti dan memproses dugaan kecurangan dan pelanggaran pemilu sejauh ini menurutnya adalah enggannya masyarakat untuk melaporkan kejadian pelanggaran ke Panwas.

Seperti kasus pembagian sisa surat suara di dua kecamatan tersebut, ia mengindikasikan atas sepengetahuan dan izin dari para saksi, yang seharusnya tidak melakukan hal demikian. Sisa surat suara ini diketahui dibagikan oleh petugas KPPS dan saksi ke seluruh pasangan calon legislatif (caleg).

Ditanya kemungkinan dilakukan pemungutan ulang, Toni mengaku akan terlebih dahulu mempelajari dan memproses dugaan tersebut ke aparat kepolisian sehingga bisa dilakukan langkah-langkah berikutnya. Namun tidak menyangkal bisa saja terjadi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS yang diduga melakukan tindakan tersebut. “Ya bisa saja PSU, kalau dalam jumlah banyak, tapi kita akan rekomendasikan tindak pidananya dulu,” jelasnya.(*)



***Simak berita-berita dengan ulasan lebih mendalam di Koran Harian Jambi Edisi Pagi & Sore. Hanya Rp. 2.000/eks. Pemesanan SMS ke No: 0852 6705 1243***


Penulis: Siska Hendri
Editor: Siska Hendri


BERITA TERKAIT

Berikan Komentar via Website : 0[klik untuk mengisi komentar]
Nama
Email
Komentar
     Masukkan 6 kode disamping :     

Berikan Komentar via Facebook :










    Copyrights © 2014 Harianjambi.com - All Rights Reserverd